Ask me anything http://formspring.me/fahfarrys
Okey, saya mau cerita tentang seorang anak yang lagi-lagi benar-benar membuat hidup saya teralihkan (setelah Verrys Yamarno).
Mulai dari Idola Cilik Seleb. Saya tak pernah ketinggalan untuk menyaksikannya. Hingga digelarnya audisi untuk anak-anak di Indonesia yang kemudian program tersebut menjadi Idola Cilik 1. Di Idola Cilik 1, saya pun kagum dengan bakat dan kemampuan anak-anak Indonesia. Tak hanya pandai bernyanyi dan memiliki suara indah. Tetapi juga improvisasi dan aksi panggung serta sikap dan kepribadian mereka yang santun. Meski tidak sampai membuat saya "kalap" tetapi saya mengagumi Goldi, Zahra, Gabriel, Ify dan Kiki di Idola Cilik 1. Hingga akhirnya Kiki yang menjadi juara di Idola Cilik 1. Tak lama kemudian, sekitar akhir tahun 2008, kembali digelar ajang Idola Cilik, yaitu Idola Cilik 2.
Mungkin karena saat itu pikiran saya masih terpaut pada Ujian Nasional dan Perguruan Tinggi Negeri yang harus saya raih dan juga karena saat itu saya masih "tergila-gila" dengan Laskar Pelangi cast terutama adik saya tercinta *PEDEEEEE wkakaka* VERRYS YAMARNO, saya kurang mengikuti perkembangannya, karena setiap senin hingga jumat saya sekolah hingga pukul 3 sore, sedangkan sabtu dan minggu saya harus bimbel di NF untuk bimbingan UN dan masuk PTN.


mau punya adek kayak giniiii...hehe
Hari-hari terus berlalu, saya tidak pernah menyaksikan perjuangannya di Menuju Pentas karena ketidakmampuan saya untuk meninggalkan ilmu yang lebih berguna untuk saya. Tetapi, ibu saya yang selalu di rumah, saya minta untuk menyaksilan acara Menuju Pentas Idola Cilik 2 stiap harinya, dan saya pun menanyakan setiap harinya apakah ada anak bernama Debo yang terus lolos. Dan jawaban ibu, Debo selalu lolos *kalo ada Debonya*.
Sampailah pada hari dimana saya tidak les karena les llibur dan saya pun menyaksikan apakah Debo masuk ke pentas Idola Cilik 2. Tepat sekali waktu itu hari minggu, dan pesertanya itu Debo, Cakka, satu lagi cewek tapi lupa namanya. Dan ternyata Debo lolos dan bisa masuk ke 14 besar menempati bintang ke-13. Sungguh senang, amat senang. hehehe
Mulailah masuk ke Pentas Idola Cilik 2. Tetapi, saya justru tidak bisa menyaksikan penampilannya di setiap minggunya. Lagi-lagi karena saya tidak dapat meninggalkan kegiatan bimbel yang saya ikuti. Terus-menerus begitu setiap sabtu dan minggu, jika saya tidak les pun, saya tetap tidak dapat menyaksikan penampilannya, karena saya mengikuti lomba dari pagi sampai sore *tetapi saya tetap doa dan sms meskipun mungkin belum seberapa smsnya*. Tapi Alhamdulillah, Debo terus menerus melaju ke tahap serikutnya. Hingga akhirnya pada saat 5 besar, saya mulai bandel. Teman saya yang les bersama saya pun ikut-ikutan bandel, karena dia juga mengagumi bocah luar biasa ini.
Kami pun bolos les. Kadang karena kami pusing lah. Atau terkadang karena try out, kami ikut try out susulan. Kadang minggu pagi atau kamis dan jumat sore. Sehingga sabtu dan minggu siang kami bisa standby di depan TV mantengin DEBO. hehehehehe
Mulai dari babak 5 besar inilah, saya makin terkagum-kagum dengan anak ini. Lama tidak mendengar suaranya, Debo semakin memiliki suara yang berbeda dengan peserta lainnya *ini menurut saya, so, jangan protessss yaaa!*. Tak hanya suaranya yang semakin matang dan vibranya yang semakin terasah, aksi panggungnya pun amat sangat memukau hati saya. Waktu itu dia duet sama Gabriel Idola Cilik 1 menyanyikan lagu Sang Penghibur. Waaaaahh... no comment deh. Ingin raanya menyaksikan langsung dari studio 4 RCTI. Bahkan saya sempat mencari-cari dan menanyakan bagaimana caranya nonton langsung untuk dukung Debo. Saat saya sudah dapat tiketnya, saya malah gak bisa karena tidak diizinkan oleh ayah dan ibu.
Masuk ke babak 4 besar, saya kembali tidak les. Bahkan saat itu, saya, ibu, ayah dan kka perempuan saya yang sama0sama menyaksikan Pentas Idola Cilik 2 beradu pendapat. Ketika Debo tampil, saya histeris sendirian. Ayah sempat bertanya "itu siapa?" Dengan bangganya saya jawab "Debo, keren kan Yah! Harus masuk Grand Final nih Yah!". Ayah lalu menanggapi "Iya, entar jadi juara dia!". Aje gile si Ayah, enak banget ngomong. Tiba-tiba mba Elluth *kka saya* nyeletuk "Dukung dong Yah! Biar juara! Kan pulsa ayah gratisan...". Wewww...tambah bingung saya, tumben amat pada begini. "Tuh, sms aja sana!" Hah?????serius niiih??? Dengan sigap saya mengambil HP ayah. "Serius Yah?!". "Iya sono..!" Aaaaarrrgghhh..girang bukan kepalang. Saya pun langsung sms, gak tau deh berapa banyak sms yang saya kirim. Pokoknya yang penting Debo aman. hehehe eh malah nomer 1 polling akhirnya...cihuyyyyy. Obiet pun keluar.
Babak 3 besar begitu juga. Ayah memperbolehkan saya untuk mengirimkan sms untuk dukung Debo. Dan kembali lagi Debo lolos. Dan Rahmi harus pulang.
Akhirnyaaaaaaaaaa....bener kan apa yang saya bilang dari pertama liat Debo. Ini anak harus nerusin Kiki. Dan bener, dia masuk GF... Eitttzz....tapi tunggu, dia masuk GF juga atas usaha dan perjuangannya serta kemampuannya yang memang luar biasa! Bukan sekedar sms dari pemirsa, meskipun sms juga tetep paling menentukan.
Saat GF berlangsung, vote terus menerus berubah setiap harinya selama 2 minggu. Dan memang Debo lebih sering kedua daripada Patton pesaingnya yang juga hebat. Tadinya saya sudah mendapatkan tiket untuk nonton live di MKG, tapi lagi-lagi ayah gak izinin. "Gak usah. Kalo mau dukung sms aja di rumah!" Hm....ya udah gak apa apa deh. Padahal udah dapet tiket. huhuhuhuhuhu. Saat Pentas GF, Debo tampil memukau, luar biasa, keren, amazing, apalagi ya?! pokoknya semua lengkap-kap-kap deh! Begitu pula saat tampil di Rapot GF, Debo makin terlihat keren...
Gaya anak-anaknya tetap ada, suaranya khas, manis, aaarrrggghhh pokoknya Debo memang layak jadi juaranya. Dan hari itu, jadi hari paling menegangkan, gak cuma buat Debo ataupun keluarganya. Tapi juga buat semua Sobaddebo dan saya juga. Entah berapa banyak sms yang sudah saya kirimkan, sampai jari tangan saya sakit. Ayah gak tau berapa banyak sms yang udah saya kirim. Saat pemberitahuan bahwa posisi sms sementara Debo di bawah, ibu nyuruh saya untuk sms lagi. "SMS lagi...entar Debo kalah!". "Udah banyak banget ibu..entar kalo ayah marah." jawab saya takut. "Udah si gak apa-apa, ayah gak tau ini!" lanjut mba Elluth. "Entar kalo ayah marah, Ibu sama mba ikut belain yah! Kan ibu sama mba juga nyuruh." jawab saya menyerah. Karena saya juga gak mau Debo kalah. Entah itu berapa SMS yang udah saya kirim ke RCTI. Yang jelas pas Ayah dapet tagihan dari telkomsel, itu tagihan berentet SMS utnuk ke 6288 dan menghabiskan sekitar 4.000.000 lebih. hahahahaha maafkan anakmu ini Ayah. Aku benar-benar kalap. Hehehehe. Abis, tinggal selangkah lagi coba, masa udah di GF harus kalah. Akhirnya saya perang sms lagi dengan banyak penggemar Patton rasanya. Sampai akhirnya SMS pun ditutup oleh kak Oki. Dan gak lama kemudian, pengumuman siapa yang menjadi IDOLA CILIK 2 pun dapat diketahui.
Dannnnn....pati udah tau lah ya....

dengan hadiah yang didapatnya, Dede sekarang bisa bikin rumah buat mamah dan keluarganya dan juga bikin studio musik sama beli mobil. hebat nyaaaa
Saya yang tadinya gigitin bibir saya dan meremas-remas bantal sambil komat-kamit minta sama Allah suapaya Debo yang jadi juara pun teriak histeris...
"YEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE....HOREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE ALHAMDULILLAH....DEBO MENAAAAAANG....DEBO MENAAAAANG....MAKASIH YA ALLAH, MAKASIH AYAH, MAKASIH IBU, MAKASIH MBA.....MAKSIH AYAH SMS BUAT DEBONYA...SAYANG AYAH DEH. MUACH MUACH!" masih teringat jelas. Itulah kata-kata yang keluar dari mulut saya sambil melihat Debo bersujud dan saya memeluk ayah erat. hehe
Yaaa...begitulah perjuangan Debo.
Panjang juga yah ceritanya?! Tapi belum selesai nih... Meskipun keinginan saya untuk bertatap dan mendukung langsung Debo di panggung Idola Cilik tidak pernah tersampaikan, Allah sungguh sayang pada saya, sehingga saya tetap bisa berjumpa dengan anak luar biasa ini.
1st time meet Debo.
meskipun gelap, tapi seneng banget ketemu Debo
Ya begitulah first time ketemu Debo. Sebentar, tapi seneng. Karena sesuai dugaan, dia anak yang ramah dan bersahabat. Bukan cuma Debo yang baik, mamang Adi juga ramah.
Gak lama kemudian, 30 Juni 2009, saya kembali bertemu dengannya. Menyaksikan langsung dia tertawa gembira di acara Happy Song. Meskipun saya gak foto bareng dia. Kasian, udah kecapean... Tapi dapet fotonya dia lagi sendiri kan..hehe banyak lagi.
Seneng deh, hari itu ngerujak bareng Debo dan SobadDebo. Debo doyan banget pedes ternyata. ckckck... Meskipun Debo banyak diam, karena dia emang pendiam kayaknya. Tapi kalo lagi iseng, ya ampun...parah. hehe shalatnya juga rajin lagi. Mamah Debo dan Mamang Adi baik banget, tante Ocha dan keluarganya juga. Mamah juga sempet ngajak kita buat dateng ke GOR SIMPRUG minggunya, Dede sama Patton bakal kesana, tapi sayang, aku gak bisa. hehehe
Siangnya, Debo lagi main PS sama Alif anaknya tante Ocha, nah kita disuruh ke atas untuk ikut main. Akhirnya liat Debo main PS deh. Dia lagi main tennis apa golf gitu. hehe lupa. Nah, pas lagi anaknya tante Ocha yang main, Debo iseng banget, mau ngelempar remote PS nya ke arah saya. Sampe kaget. Eh, ternyata ngajak becanda dia. hehehe dasar Debo.. Terus sempet denger suara live Debo tanpa microphone nyanyi "karena ku sang juaraaaaa....aku lah sang juaaraaaa...." sumpah keren banget.....banget.. dan banget! Terus dia juga sempet mainin drum anaknya tante Ocha. main gitar juga. Ih, ini anak bisa apa aja deh! heran...tapi kagum banget.
Begitulah, selanjutnya akhir-akhir ini saya sering dateng ke event nya Debo... Terutama karena Dede sering banget diundang ke Idola Cilik 3.
Debo itu emang bener-bener multitalented ya?! Terbukti, selain bisa solo, Debo berhasil gabung dengan ICIL DIVO yang beranggotakan Debo, Gabriel, Kiki, Patton, Obiet, Irsyad dan Cakka.
Dan belum lama ini Dede juga gabung dengan SUPER IDOLA yaitu bandnya Idola Cilik yang beranggotakan Debo dan Gabriel (vocalist), Ray (drummer), Ify (keyboardist), Cakka dan Aghni (gitarist) dan Zevana (basist) yang dipilih berdasarkan audisi internal RCTI.
Debo, eberapa banyak pun orang yang gak suka sama Debo, yang jelek-jelekin Debo, saya gak peduli. Yang saya tau, Debo adalah anak istimewa yang amat sangat luar biasa. Tegar, sederhana, kuat, rendah hati, ramah, bersahabat dan multitalented. Seberapa banyak pun orang yang berkata Debo menang atas belas kasihan, saya gak akan peduli. Karena kenyataannya, Debo memiliki talenta besar yang tidak dimiliki anak lain ataupun peserta lainnya. Vocalnya yang khas, penjiwaannya yang begitu dalam, setiap lagu yang dibawakannya akan terasa sampai hati tanpa saya harus melihat wajahnya. Itulah Andryos Ariyanto yang lebih dikenal dengan Debo yang telah menjadi BINTANG YANG BERSINAR di hati SOBADDEBO dan keluarga. Semoga Dede makin banyak job, bikin album, dan sukses sekolahnya dan gak lupa sama Allah dan keluarga dan tetep rendah hati dan ramah seperti Debo yang pertama kali saya lihat. Amin.
Label: Idola Cilik, memories
Interferensi merupakan perpaduan/interaksi dua atau lebih gelombang cahaya dapat menghasilkan suatu pola yang teratur terang-gelap. Intererensi adalah hasil kerja sama dua gelombang atau lebih yang bertemu pada satu titik di dalam ruang dan menimbulkan fenomena fisikyang dapat diamati.
Agar interferensi yang stabil dan berkelanjutan dari gelombang cahaya dapat diamati, dua kondisi berikut harus dipenuhi:
Sumber harus bisa mempertahankan suatu beda fasa yang tetap (sumber koheren).
Sumber harus monokromatis dan menghasilkan cahaya dengan panjang gelombang sama.
Jika sumbernya monokromatik, maka pola interferensi adalah hitam-putih.
Pola interferensi stabil, jika memiliki frekuensi sama.
Perbedaan frekuensi yang signifikan mengakibatkan beda fasa yang bergantung waktu, sehingga I12 = 0.
Jika sumber memancarkan cahaya putih, maka komponen merah berinterferensi dengan merah, biru dengan biru dan seterusnya.
Pola interferensi akan terlihat jelas, jika sumber memiliki amplitudo yang hampir sama atau sama.
Daerah pusat dari pola terang atau gelap menunjukkan interferensi yang konstruktif atau destruktif sempurna.
Interferensi terjadi pada cahaya yang terpolarisasi linier atau polarisasi lain, termasuk cahaya natural / alami (Hukum Fresnel-Arago).
Ketika dua gelombang yang koheren menyinari/melalui dua celah sempit, maka akan teramati pola interferensi terang dan gelap pada layar. Jarak tempuh cahaya yang melalui dua celah sempit mempunyai perbedaan (beda lintasan), hal ini yang menghasilkan pola interferensi. Pola interferensi terbagi dua, yaitu:
Interferensi Maksimum: gelombang saling memperkuat/konstruktif, menghasilkan garis terang.
Interferensi Minimum: gelombang saling memperlemah/destruktif, menghasilkan garis gelap.
Interferensi Maksimum (Konstruktif):
Interferensi maksimum terjadi jika kedua gelombang memiliki fase yang sama (sefase), yaitu jika selisih lintasannya sama dengan nol atau bilangan bulat kali panjang gelombang λ
d sin θ = m λ; m = 0, 1, 2 ……….
Bilangan m disebut orde terang . Untuk m = 0 disebut terang pusat, m = 1 disebut terang ke-1 dst.
Karena jarak celah ke layar l jauh lebih besar dari jarak kedua celah d (l >> d), maka sudut θ sangat kecil, sehingga sin θ = tan θ = p/l, dengan demikian :
pd/l = m λ
dengan p adalah jarak terang ke-m ke pusat terang.
Interferensi Minimum (Destruktif):
Interferensi minimum terjadi jika beda fase kedua gelombang 180 derajad, yaitu jika selisih lintasannya sama dengan bilangan bulat kali setengah panjang gelombang λ
d sin θ = (m – ½ )λ; m = 1, 2, 3 …………
Bilangan m disebut orde gelap. Tidak ada gelap ke 0. Untuk m = 1 disebut gelap ke-1 dst.
Mengingat sin θ = tan θ = p/l, maka:
pd/l = (m – ½ )λ
dengan p adalah jarak terang ke-m ke pusat terang.
Jarak antara dua garis terang yang berurutan sama dengan jarak dua garis gelap berurutan. Jika jarak itu disebut Δp, maka :
Δp d = λ l
Interferensi Dua Berkas (Film Dielektrik)
Efek interferensi juga dapat diamati pada lembaran tipis material dielektrik dengan ketebalan dalam rentang nanometer – centimeter. Contoh : lapisan film di kacamata, kaca helm, dan lain-lain.
Karena (AB) = (BC) = d/cos θ, maka :
Δ = 2 nf d cos θt
Interferensi maksimum terjadi jika beda fasenya = 2mπ, maka :
d cos θt = (2m + 1) λf/4 ; λf = λ0/nf
Interferensi minimun terjadi jika beda fasenya = (2m + 1)π, maka :
d cos θt = 2m λf/4 ; λf = λ0/nf
Interferensi pada Lapisan Sabun (Wedge Shaped Film)
Ketika cahaya dipantulkan dari buih sabun atau dari layar tipis dari minyak yang mengambang dalam air terlihat bermacam-macam warna. Hal ini akibat pengaruh inteferensi antara dua gelombang cahaya yang dipantulkan pada permukaan yang berlawanan dari lapisan tipis larutan sabun atau minyak.
Interferensi Dua Gelombang
Interferensi konstruktif dan interferensi destruktif.
Aplitudo bergantung pada beda fasa, f.
Jika f= 0 dan amplitudo = 2A, disebut interferensi konstruktif.
Jika f = p maka amplitudo = 2A, dan kedua gelombang saling menghilangkan. Ini disebut interferensi destruktif.
Interferensi juga terjadi pada gelombang bunyi, yang ditunjukka dengan pelayangan. Yaitu interferensi dua gelombang dengan frekuensi berbeda namun hampir sama.
Label: science
Lampu Dioda dari Hibridisasi Benang Nano Seng Oksida (ZnO)
0 komentar Diposting oleh Unknown di 05.29Oleh: Ulfah Choiriyah
Perkembangan teknologi lampu dioda (LED) menggunakan bahan inorganik yang fleksibel dan lentur telah mampu direalisasikan dengan menggunakan Seng Oksida (ZnO) yang berbentuk benang nano yang bertindak sebagai komponen optis. Dioda yang digunakan dalam hal ini adalah dioda cahaya ( ). Dioda cahaya atau lebih dikenal dengan sebutan LED (Light Emitting Diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Gejala ini termasuk bentuk elektroluminesensi. Warna yang dihasilkan bergantung pada bahan semikonduktor yang dipakai, dan bisa juga ultraviolet dekat atau inframerah dekat.
Pembangkit Listrik dari Benang Nano
Seiring dengan perkembangan teknologi nano, kini beberapa grup riset yang terfokus mengembangkan teknologi nano sudah mampu membuat sebuah alat dari struktur nano untuk menghasilkan arus listrik, medan elektromagnetik, bahkan mampu mengeluarkan radiasi dalam orde subatomik. Alat berukuran nano yang mampu membangkitkan energi listrik disebut sebagai nanogenerator.
Riset tentang nanogenerator baru dilakukan oleh beberapa grup yang berkecimpung di dunia nano. Salah satunya adalah Georgia Institute of Technology, mereka sedang mengembangkan sebuah prototipe nanogenerator yang menggunakan struktur benang nano (nanowire) untuk menghasilkan listrik ketika wire dalam ukuran nano tersebut bergetar. Nanowire pada prototipe tersebut terbuat dari bahan ZnO (seng oksida), arus yang timbul dari nanowire tersebut adalah sebagai efek dari piezoelectric yaitu timbulnya sifat listrik akibat perubahan energi mekanis dari material. Desain dari nanogenerator tersebut hingga saat ini masih menjadi objek penelitian dan masih berada dalam tahap pengembangan. Para ilmuwan memprediksikan bahwa nanogenarator akan diperkenalkan ke publik kira-kira pada tahun 2010-2011.
Hingga saat ini mayoritas dari perangkat elektronik yang portable (contoh: jam tangan, dll), energinya masih sangat tergantung pada baterai. Saat ini para ilmuwan sedang mengembangkan dan mendemonstrasikan bagaimana sebuah perangkat elektronik mudah dan praktis dalam kebutuhan energinya. Hal tersebut dapat direalisasikan dengan metode pengembangkan teknologi benang nano (nanowire) dari bahan murah yaitu Seng Oksida (ZnO) yang dapat memproduksi energi mekanik yang cukup untuk dikonversikan menjadi energi listrik.
Prof. Zhong Lin Wang dari Georgia Tech mengilustrasikan bahwa bila kita berjalan kaki, maka daya listrik yang dihasilkan kira-kira oleh tubuh kita adalah 67 watt, gerakan jari-jari kita menghsilkan 0,1 watt dan pernapasan kita 1 watt. Apabila kita mampu mengkonversikan fraksi dari daya tersebut, maka tubuh kita mampu menjadi sumber energi untuk sebuah alat elektronik. Secara konseptual Prof. Zhong Lin Wang mampu mendemostrasikan konversi daya yang mungkin untuk sebuah alat mencapai 17 - 30 % dari total daya yang dihasilkan oleh tubuh kita.
Hasil dari penelitian di grup riset Prof. Zhong Lin Wang dapat mengkonfirmasi sebuah teori bahwa ZnO nanowire akan menunjukkan efek piezoelektrik yang sangat baik, yaitu menghasilkan sifat listrik dari respon tekanan mekanik. Biasanya muatan negatif dan positif dari ion Zinc dan Oksigen di dalam kristal ZnO nanowire saling meniadakan. Namun ketika wire secara kimiawi tumbuh di permukaan elektroda, wire tersebut membengkok akibat adanya vibrasi external dari tip yang berskala nano. Tip tersebut adalah tip dari Atomic Force Icroscopy (AFM) yang terbuat dari bahan silikon (Si) yang dilapisi oleh platina (Pt). Pembengkokan dari ZnO nanowire menyebabkan terjadinya dipol listrik di dalam sebuah nanowire.
Pada bagian yang mengalami kompresi bermuatan negatif sedangkan bagian yang terekspansi bermuatan positif. Hal itu disebabkan Zn2+ dan pole negatif akibat dari O-2. Maka dengan adanya kontak metal semikonduktor mengakibatkan adanya reaktifikasi Schotcky gap seperti pada jembatan semikonduktor tipe positif dan negatif (p-n junction). Kontak antara tip AFM dengan kutub yang bermuatan positif disebut forward bias dan sebaliknya tip AFM dengan kutub negatif disebut reverse bias.
Pada keadaan forward bias elektron akan mudah mengalir ke metal sebaliknya pada reverse bias elektron akan mengalami kesulitan. Fenomena itu dapat dilukiskan oleh grafik hubungan antara tegangan dan arus pada dioda, sedangkan mekanisme transport-nya dapat diilustrasikan secara mudah dengan melihat diagram energi antara metal dan semikonduktor.
Gambar a dan b adalah bentuk dari ZnO nanowire dan fenomena dihasilkannya arus listrik akibat kontak metal dan semikonduktor. Gambar a adalah nanowire dari ZnO yang mengkonversi energi mekanik menjadi listrik, gambar badalah listrik dihasilkan dari kontak metal (tip AFM) dan semikonduktor (ZnO nanowire).
Gambar disamping adalah sensor gula darah yang berada di bawah permukaan kulit manusia. Sungguh luar biasa perkembangan nanoteknologi saat ini, tidak terbayangkan bila hal itu terwujud maka dalam kurun waktu 5 tahun lagi, dimungkinkan kita dapat mengcharge ipod melalui sepatu atau baju kita yang sudah difasilitasi dengan sumber listrik dari ZnO nanogenerator.
Prof. Zhong Lin Wang menjelaskan pula, bahwa meskipun secara individual nanowire menghasilkan sebuah daya yang kecil, dengan banyaknya nanowire secara simultan akan menghasilkan jumlah daya yang besar. Beliau juga menjelaskan bahwa energi dari nanowire yang dikembangkan di laboratoriumnya disinyalir memiliki cukup energi untuk menjalankan implant medis berukuran kecil. Contoh dari implant tersebut adalah implant dari sensor gula darah di bawah permukaan kulit.
Lampu Dioda dari Hibridisasi Benang Nano Seng Oksida (ZnO) dengan Polimer Organik
Diawali oleh emisi sinar ultra violet (UV) dengan panjang gelombang 393 nm dari benang nano ZnO, para peneliti kini telah menemukan spektrum yang berada pada rentang cahaya tampak hingga mendekati sinar infra merah (500 - 1100 nm) mampu dihasilkan oleh LED yang berbasiskan benang nano dari ZnO.
Seperti pada gambar di atas yang merupakan diagram dari struktur LED berbasis benang nano pada substrat plastik. Penemuan ini di pelopori oleh Prof. Rolf Konenkamp dari Portland State University in Oregon. Hasil penemuannya melaporkan bahwa LED dari bahan inorganik diprediksikan menjadi alternatif masa depan untuk menggantikan semua perangkat elektronik dan photonik dari bahan organik.
Struktur dari alat LED berbasiskan benang nano yang lentur dapat di lihat pada gambar di atas. Dari gambar tersebut benang nano ZnO ditumbuhkan diatas substrat polyethylene terephtalate yaitu bahan plastik yang telah dilapisi oleh Indium Tin Okside (ITO).
Kristal tunggal benang nano tersebut ditumbuhkan dengan metode elektrodeposisi dengan temperature 80oC di atas ITO. Proses penumbuhan kira-kira memakan waktu satu jam dengan arah tumbuh vertikal dan homogeni. Dari hasil karakterisasi, panjang m dan diameter 70 - 120 nm. Lalu benang-benang benang nano rata-rata 2 nano tersebut di lapisi dengan lapisan tipis polysterene sebagai isolator yang mengisi setiap celah diantara benang-benang nano. Lapisan tipis polysterene melapisi benang nano dengan ketebalan kira-kira 10 nm. Proses pengisian celah atau pelapisan benang-benang nano tersebut menggunakan metode spin coating. Lalu bagian atas dilapisi pula menggunakan poly (3,4-ethylene-dioxythiophene) poly (styrenesulfonate), PEDOT/PSS, selanjutnya dilapisi emas (sebagai kontak Ohmic) yang berperan sebagai anoda (elektroda positif).
Dari penelitian lebih lanjut, ternyata benang-benang nano ZnO tersebut melekat sangat kuat di atas substrat meskipun dibengkokan dengan jari-jari kelengkungan <10 μm.
Dari sisi intensitas cahaya yang diemisikan, LED benang nano yang berada di atas substrat plastik memancarkan cahaya dengan intensitas lebih rendah dibandingkan di atas substrat gelas. Namun demikian distribusi spektrum cahaya yang teramati dari elektroluminisensi memiliki kemiripan yaitu berada di rentang cahaya tampak.
Penemuan ini mengindikasikan bahwa hibridisasi teknologi nano dengan polimer organik memiliki potensi untuk dikembangkan dalam ranah aplikasi optoelektronika di masa depan. Sebagai generasi penerus, marilah bersama-sama kita pikirkan dan kita lanjutkan penemuan ini demi kehidupan dunia yang lebih baik.
Label: science
Aku bukanlah orang yang sempurna
Ya, bukan! Sama sekali bukan!
Terkadang aku berharap, ada orang lain yang bersedia dan ikhlas sepenuh hati mendengarkanku
Tapi... hingga kini, aku tak mendapatkannya.
Salahkah aku jika berharap demikian?!
Ya Rabb...
Aku sungguh hanyalah hamba-Mu yang selalu salah
Jika memang Engkau menciptakan hamba hanya untuk mendengarkan
Hamba mohon hilangkanlah perasaan hamba itu
Dan cukupkanlah hamba untuk menyimpan apa yang hamba hendak ceritakan
Temanilah hamba agar hamba menceritakannya kepada Engkau ya Rabb...
Jika Engkau memang menciptakan hamba hanya untuk mendengarkan
Hamba mohon bahagiakanlah dan berilah mereka senyuman agar hamba turut berbahagia
Sungguh hanya Engkau yang berhak atas segala sesuatu
Label: mine
MARS MPA jurusan KIMIA
*pake nada lagu Hai Mujahid Muda, IZZIS*
Hai maru Kimia, Maju kehadapan
Tunjukkan bakatmu dan juga beranimu
Kibarkan semangat juang mahasiswa baru
Bersama jurusan kimia pastikan maju
reff:
Majulah wahai maru Kimia
Dalam satu hati raihlah prestasi
Singkirkan batas satukan kata
Indonesia menanti langkahmu
*** MARU KIMIA... "Satukan Hati, Raih Prestasi" HIDUP MAHASISWA...
YEL-YEL MPA jurusan KIMIA 2009
*pake nada lagu pelangi-pelangi*
Kimia-kimia...
Alangkah menarik
Penuh dengan warna...
Karna banyak senyawa
Cerdas, kompak, unik
Dan berdaya guna
Itulah karakter MARU KIMIA
*pake nada lagu balonku*
Kami maru Kimia...
Kan terus bersemangat
Teruskan perjuangan
Pastikan berprestasi
Kami ada disini! HEI!!!
Siap untuk beraksi
Menunjukkan prestasi
Tuk Indonesia baru...
***MARU KIMIA.... "Satukan Hati, Raih Prestasi"
Label: memories
TOTALITAS PERJUANGAN
Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia
reff:
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta 2x
LAGU ANGKATAN
Universitas Negeri Jakarta
Kami MARU dari FMIPA
Berbekal moral intelektual
Generasi yang dicita-citakan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah FMIPA
Cita yang tinggi, Hai pewaris negri
Tanam di hati negeri ini
reff:
Biologi, Fisika, Kimia
Juga Matematika
Kami semua berhimpun bersama
Di dalam MPA MIPA
2x
YEL-YEL MPA FMIPA 2009
*pake nada lagu becak-becak*
Kami ikut MPA
Bukan karena terpaksa
Tapi karena kesadaran
Kami Mahasiswa MIPA
Matematik, Kimia, Biologi, Fisika
MIPA... MIPA...
Tak hanya bicara
3x
Label: memories
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda


