Blogger Template by Blogcrowds and Blogger Styles

.

Catatan Harian Khlor *part 2*

Pebruari 2009

Sejak kejadian natrium bertengkar dengan air, kampung SPU heboh di buatnya, begitu juga di laboratorium, para manusia lab itu tak henti-hentinya menggosipkan kekasihku natrium dan kabar itu sampailah pada kakakku flour. Tak disangka, ketika ia di pertemukan dengan H2O oleh manusia lab dia marah pada H2O. Sejak kejadian itu akupun kalau bertemu dengan istriku jadinya suka marah juga, begitu juga dengan adik-adikku,hanya sibungsu saja yang emosinya lebih stabil daripada kami . Dulu juga kalau bukan karena demi natrium aku tidak mau menikah dengannya, Ah…natrium lagi…natrium lagi, apa aku merasa kangen padanya? ah tidak…ini pasti hanya perasaan brsalah aku saja, tapi…duh natrium kemana sih lo? Gara-gara simagnesium yang selingkuh aku jadi merasa bersalah padamu, apa benar gosip yang beredar itu? Kalau kau juga selingkuh dengan nitrat, dengan karbonat, kenapa aku jadi tak rela?

Kuambil ponselku lalu kuhubungi dia, terdengar nada sapanya, lagu teganya rosa

tak ingatkah kau dulu pernah berjanji

bahagiakan diriku selamanya

tak berartikah cinta kita yang lalu

hingga kau bersama dengan dirinya

tega… Aku tahu dirimu kini telah ada yang memiliki

Tapi bagaimanakah dengan diriku…..

Duh…nat, jangan membuat aku terus merasa bersalah gini dong…

kupanggil beberapa kali tapi tak diangkat-angkat, baiklah aku kirim massage saja padanya

“Nat…aku tahu berat sekali bagimu menerima semua ini, tapi seperti yang sudah kujelaskan padamu, aku lakukan semua itu demi kamu nat, tapi kalau pada akhirnya akan begini..aku menyesal nat, aku takut kehilangan kamu, aku lakukan semua itu agar kau tahu kalau aku sayang sama kamu, berusaha menerimamu apa adanya dan mengerti dirimu seutuhnya, tolong kembalilah padaku, aku punya kejutan untukmu, bulan ini kau harus melakukan uji nyala”

Satu jam, dua jam, tiga jam ponselku belum berbunyi, tuhan…dia benar-benar meninggalkanku

Sejak itu natrium benar-benar menghilang, akupun panik mencarinya,kucoba ku cari kekalangan manusia sambil membantunya membuatkan plastik PVC, insektisida DDT atau kadang bersama selingkuhanku sekaligus adiknya kalium (KCl) membantu memupuk tanaman atau dengan amonium (NH4Cl) mengisi batu baterai, membuat pelarut untuk cat, membersihkan logam dari lemak, ry cleaning, pembutn klorat dan banyak yang lainnya.

Suatu sore ditepi laut, aku menatap senja. Dulu, jika natrium sedih dia suka berlari kesini, tapi sudah enam sore aku menunggunya dia tidak pernah datang. Kemana dia tuhan..? apa dia tahu kalau aku mencarinya, dasar wanita sialan…! kalau dia perlu, pasti dia datang lagi padaku, kenapa mesti kucari? tapi…bagaimana kalau dia benar-benar tidak datang lagi. Duh..natrium aku bisa mati kalau begini terus, padahal dulu kalau ada dia, senja itu rasanya sangat indah, kapan aku bisa menatap senja bersamanya lagi.

“khlor..”

Tiba-tiba seseorang memanggilku pelan, akupun segera membalikkan badan dan kulihat dia mematung disana

“Nat…!! aku tahu kamu pasti datang!”kataku sambil menghambur padanya dan memeluknya erat.

“Aku tahu, aku sudah mengubur semua ini dalam-dalam, bahkan sedalam palung hatiku bahkan lebih dalam lagi. Tapi, aku tak bisa lari dari bayangmu khlor. Setia atau tidak setia meski bukan itu yang diinginkan tapi kita pernah merasakan indahnya cinta kita, meskipun cinta itulah yang membuat kita sakit, tidak mati. Tapi lukanya membuat kita tak bisa berjalan lagi. Jadi meskipun kamu playboy khlor, meskipun kamu sangat menyebalkan, tapi aku sangat mencintai kamu ” kata natrium perlahan di telingaku, dan hatiku tersenyum senang.

Akupun seolah-olah merasakan bayangan masalaluku kembali, dulu dilautan lepas ini, aku bertemu dengan natrium yang terbawa banjir dari keluarga aluminosilikat dan aku jatuh cinta padanya dan dilautan lepas ini kudapatkan julukan halit (NaCl)

Maret 2009

Meski aku sudah janji pada natrium tidak akan selingkuh lagi, tapi perasaan ini tetap saja tidak bisa aku tahan, aku terus saja jatuh cinta dan terus saja selingkuh, benar-benar sifat ini tidak bisa aku hilangkan. Bagaimana tidak aku sikhlor dalam suhu biasa berwujud gas membuat semua unsur cantik mendekatiku dan tertarik padaku, apalagi ketika aku mencoba membujuk saudara-saudara natrium itu untuk uji nyala seperti natrium, membuatku pusing menentukan cewek mana pada akhirnya yang harus kupilih

April 2009

Agar natrium tidak bisa lagi lepas dariku akhirnya kuputuskan saja aku menikah dengannya, dengan bantuan istriku yang pertama akhirnya lahirlah anakku NaOH. Tapi meskipun aku sudah menikah lagi sifat playboyku terus saja berlangsung, hal itu membuat hubunganku dengan natrium renggang dia lebih menyibukkan dirinya sendiri dengan bakti sosialnya pada manusia sedang aku sibuk dengan unsur-unsur cantik disekelilingku. Benar kata natrium dulu, bahwa “Cintaku untuk sekian kekasih”

By: Halimah Pakot

http://www.chem-is-try.org/

3 Comments:

  1. Anonim said...
    wah bagus fah.
    *tanpa membaca'a aja aku bisa komentar klo itu bgs. apalagi aku baca wah pasti komentar aku, itu bnr2 bgs bgt.* hehehe
    Ulfah Choiriyah said...
    hahaha...
    dasar falza.....
    tapi aku belum bisa bikin sendiri...itu cerpen buatan orang lain yg aku copy za...buat belajar...hehe
    daellooosaurus said...
    kaaaa udah aku follow :]

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Shinee - Minho